Lion-Air

Kelas Ekonomi Non-AC

Tempo hari saya menumpang pesawat Lion Air jurusan Jakarta (CGK) – Pekanbaru (PKU) di kelas Ekonomi yang dijadwalkan berangkat pukul 14.45 WIB dari Terminal 1B Bandara Internasional Soekarno-Hatta (SHIA). Tetap pukul 14.45 WIB di hari yang sangat cerah itu penumpang diminta boarding karena pesawat sudah siap untuk diberangkatkan.

Masuk melalui gate B1, kami penumpang harus turun melalui ke tarmac yang panas sambil diterpa sinar matahari yang terik lalu naik ke dalam bis reyot berwarna putih kusam dan yang sepertinya tak ber-AC karena semua penumpang terlihat kepanasan. Dari Terminal 1A kemudian kami dibawa dengan bis menuju pesawat, yang ternyata terparkir di Terminal 3.

Sesampainya di Terminal 3, para penumpang diturunkan di atas tarmac di depan pesawat yang terparkir dan yang ternyata terhubung dengan garbarata/air-bridge. Penumpang pun harus kembali menaiki tangga masuk ke garbarata/air-bridge kemudian antri masuk ke pesawat.

Antrian Lion Air Mirip Kawanan Ternak

Antrian Lion Air Mirip Kawanan Ternak

Setelah berpanas-panas antri akhirnya saya tiba di tempat duduk yang telah ditetapkan. Lima menit duduk dan membaca in-flight magazine Lion Air, ternyata ada penumpang yang mengklaim bahwa tempat duduk saya adalah miliknya. Ternyata kami diberikan tempat duduk yang sama. Mungkin cuma kesalahan sistem check-in. Untung ada satu tempat duduk kosong di depan saya, jadi diberikan untuk yang bersangkutan.

Saya sangat mengerti kalau SHIA itu bandara yang lalu lintasnya padat sekali. Wajar bila pesawat-pesawat harus antri sebelum lepas landas menunggu pesawat lain yang akan mendarat. Tetapi yang saya belum bisa mengerti adalah mengapa Lion Air mematikan pendingin ruangan (AC) dalam kabin pesawat selama menunggu lepas landas. Bayangkan selama 30 menit ada ratusan orang termasuk beberapa bayi di dalam ruangan kedap tak ber-AC yang terdiam di bawah terik matahari dan di atas tarmac yang panas.

Mungkin saya yang ketinggalan berita soal program promosi terbaru maskapai penerbangan Indonesia, Lion Air yang katanya jadi pembeli terbesar pesawat Boeing 737-900ER. Yang saya tahu mereka memang kerja sama dengan Bank Sinar Mas dan memberikan cash-back sebesar Rp5.000 untuk setiap pembelian tiket Lion Air menggunakan tabungan Lion Air Sinar Mas.

Saya coba untuk berpikir positif kalau ini adalah program promosi Lion Air, Terbang Gratis Sauna. Mungkin. Atau mungkin ini promosi sekaligus strategi Lion Air untuk meningkatkan penjualan minuman yang harganya sudah dinaikkan 200% itu. Jelas, siapa yang tak kehausan setelah disauna gratis selama 30 menit! Sekali lagi, mungkin.

Promo Sauna Gratis Lion Air Sayangnya Bukan Seperti Ini

Setelah pikiran positif saya menguap akibat panasnya udara di kabin pesawat JT-292, pikiran negatif saya pun muncul. Apakah mungkin manajemen Lion Air sekarang dipimpin oleh Paman Gober yang kikir itu, sampai-sampai AC pun dimatikan demi menghemat bahan bakar (karena hanya boleh diisi pas-pasan) walau harus menyiksa penumpang? Mungkin juga.

Tapi kalau mereka kikir tak mungkin lah beli pesawat baru sampai ratusan langsung dari pabriknya. Lalu, kalau pesawat mereka baru, pastilah hemat bahan bakar. Dugaan negatif pertama saya sepertinya tidak mungkin. Sepertinya.

Dugaan ke-dua muncul dalam pikiran saya yang sudah dikaburkan rasa tak nyaman akibat punggung basah karena keringat sendiri dan campuran berbagai macam bau badan penumpang. Mungkinkah pesawat-pesawat Lion Air yang masih baru-baru itu tak lagi hemat bahan bakar karena kurang perawatan atau menggunakan bahan bakar dan pelumas kualitas rendah? Entahlah. Semoga bukan.

PS: Ini kali kedua saya menumpang Lion Air dengan situasi yang kurang lebih sama, dan satu kali dengan waktu antri tinggal landas yang untungnya sebentar saja.

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s